Tips Cara Menyimpan Daging

Tips cara menyimpan produk daging ini sebagai tambahan informasi dan pengetahuan bagi pengunjung yang mau mempelajari produk-produk dengan bahan daging. Produk daging segar biasa dikirim untuk para pedagang daging di pasar dan di swalayan, juga untuk rumah makan dan restauran yang menyediakan menu olahan daging. Untuk aqiqah dan qurban juga bisa dilayani oleh Al Anwar Farm. Dari peternak langsung dan jagal kambing, menjadikan harga lebih murah. Bisa juga dipesan dalam bentuk sudah ditusuk untuk bahan sate. Dan juga sudah matang dengan jenis masakan sesuai keinginan Anda.

Kontak ada di bawah dan atas halaman website ini. Silakan menghubungi admin Al Anwar Farm untuk informasi lebih lanjut. 


Cara Menyimpan Daging
Penyipanan daging merupakan hal yang sangat penting karena daging merupakan bahan makanan yang mudah terkontaminasi oleh lingkungannya, sehingga mudah sekali menjadi busuk jika penyimpanannya tidak diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Adapun cara penyimpanan daging yang biasa dilakukan adalah :

1. Dibekukan; Daging yang dibekukan dimasukkan ke dalam tempat yang temperaturnya di bawah 9oC. Potongan daging yang kecil biasanya dikerjakan dengan metode cepat yang disebut pembekuan dalam. Daging diletakkan di bak dengan temperature di bawah 18,5oC. Suhu ini berputar di luar dan di dalam bak. (diantara tiap bak ada pipa yang mengalirkan udara dingin). Dengan metode ini hanya diperlukan waktu 2 jam. Hasilnya ada lapisan glasir es. Setelah itu dibungkus dengan kertas perkament dan diletakkan dalam tempat dengan temperature di bawah 12oC Abbatoir yang besar dan yang baik menyimpan potongan daging besar-besar di ruang pendingin dengan tempertur 1oC

2. Di almari pendingin di rumah tangga;
Daging digolongkan dalam frozen food yaitu bahan yang tahan dalam pembekuan maka penyimpanan daging di dalam almari pendingin diletakan di dalam freezer (bagian atas untuk membuat es batu). Daging yang akan disimpan dicuci dahulu dan dimasukan kantong plastik. Cara penyimpanan seperti ini biasanya tahan selama 3-7 hari.
Apabila daging akan dimasak, setelah keluar dari freezer harus dibiarkan terlebih dahulu sesuai dengan suhu kamar, atau dikenal dengan proses thawing.

3. Pendingin dengan cryogenic

4. Metode pendinginan dengan cepat menggunakan gas yang dicondenseer disebut cryogenic. Temperatur yang terendah ialah kurang dari 195oC. Pada pendinginan cryogenic Kristal-kristal es halus sekali sehingga merusakan dinding sel dari daging kecil sekali.

5. Penyimpanan daging jeroan
Daging jeroan lebih mudah mendapatkan kontaminasi karena itu dianjurkan untuk lekas dimasak setelah dibeli.
Sebaliknya apabila kita membeli jeroan secepatnya diolah, misalnya jeroan dibacem. Cara ini sangat efektif, karena setelah dibacem dapat difreezer atau sewaktu-waktu dapat dapat digoreng.

Selengkapnya >> tentang PENGOLAHAN HIDANGAN UTAMA DARI DAGING


Komentar

Postingan Populer

Aqiqoh dan Catering