Mushroom/jamur, penggolongan dan Penanganannya

Mushroom/jamur
Jamur biasanya terdiri dari jamur basah dan kering.
Jamur basah/segar harus segera diolah dalam waktu 24 jam.
Jamur yang tidak dicuci harus diangin-anginkan dan disimpan ditempat yang berudara hingga hari berikutnya, karena jamur mempunyai protein yang mudah rusak. Apabila bagian jamur ada yang memar (mulai membusuk) sebaiknya dipotong dan dibuang. Jamur tidak mudah dicerna maka tidak sesuai untuk hidangan diet. Jenis jamur yang sering diolah adalah :
a. Jamur segar : Champignon, Shitake, Morel, Chanterelle, Truffel
b. Jamur kering : Champignon. Morel
c. Jamur dalam kaleng : Champignon, Truffel

Penanganan jamur :
a. Jamur dicuci bersih sebelum diolah
b. Potong menjadi ¼ , atau diiris setebal 2mm dan kangsung dimasak
c. Jamur yang dikeringkan harus dicuci dan direndam sehari sebelumnya agar lunak
d. Gunakan air bekas rendaman untuk pengolahan berikutnya.
e. Air jamur tidak boleh disimpan atau dipanaskan karena kemungkinan bisa beracun.

Dari penggolongan tersebut dalam penggunaannya dapat dibedakan :
1.Fresh Vegetables, yaitu jenis sayur-sayuran segar yang biasa dijual di pasar-pasar
2.Frozen Vegetables, yaitu jenis sayur-sayuran yang telah disimpan dalam ice sehingga menjadi beku (biasanya imported vegetables)
3.Canned Vegetables, sayur-sayuran yang disimpan dalam kaleng, yang sering diperdagangkan di toko-toko maupun di Supper Market.
4.Dried Vegetables, yaitu jenis-jenis sayuran yang disimpan secara kering sehingga tidak cepat rusak.

Dari berbagai jenis sayur-sayuran tersebut, kita harus memperhatikan bagaimana cara penyimpanannya,
mempersiapkan dan memasaknya.

Selengkapnya >> tentang MENGOLAH DAN MENYAJIKAN HIDANGAN DARI SAYURAN DAN TELUR

Komentar

Postingan Populer

Aqiqoh dan Catering